BGTK Banten Gelar Ekspos Program 2026 dan Halalbihalal, Tekankan Komunikasi dan Semangat Perubahan

·

·

Tangerang, 31 Maret 2026 — Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Banten menggelar kegiatan Ekspos Program Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Halalbihalal di Hotel Santika BSD, Tangerang, Selasa (31/3). Kegiatan ini bertujuan memperkuat komunikasi internal serta menyampaikan arah kebijakan dan program kerja lembaga kepada seluruh pegawai.

Acara dibuka oleh Kepala BGTK Banten, Dr. Yudi Herman, S.Ag., M.Pd., didampingi Kasubbag Umum beserta para ketua tim, dan dihadiri seluruh pegawai BGTK Banten. Dalam kesempatan tersebut, Kasubbag Umum turut memaparkan reviu kinerja BGTK Banten sepanjang tahun 2025 sebagai bahan evaluasi dan pijakan dalam penyusunan program tahun berikutnya.

Dalam sambutannya, Kepala BGTK Banten menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal untuk memperbaiki komunikasi antarpegawai sekaligus memastikan seluruh pihak memahami program yang akan dilaksanakan pada tahun 2026.

“Ini adalah bagian untuk memperbaiki komunikasi antarkita di dalam lembaga, agar semua tahu program apa saja yang akan dilakukan pada tahun 2026. Hari ini kita memulai langkah untuk mengomunikasikan apa saja yang akan kita lakukan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2026 terdapat program prioritas dan program inovasi yang akan dijalankan. Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan aktif seluruh pegawai agar pelaksanaan program dapat berjalan optimal.

“Agar semuanya berkontribusi untuk lembaga ini, sekecil apa pun kontribusi yang Bapak dan Ibu lakukan itu sangat penting. Setiap bagian dari kita adalah penting,” tegasnya.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa semangat yang diusung pada tahun ini adalah semangat perubahan, di mana seluruh pegawai diharapkan mampu menjadi perpanjangan informasi kebijakan kementerian kepada masyarakat.

“Kita harus menjadi penyambung lidah kementerian kepada masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan ditutup dengan tausiah oleh Mamah Dedeh yang memberikan pesan-pesan keagamaan dan kebersamaan, dilanjutkan dengan musafahah atau saling bermaaf-maafan antarpegawai dalam suasana kekeluargaan.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *